Hai guys...
Today I want to share our riil budget to Seoul when we had our family trip in 2024. Dah 2 tahun yang lalu sih, telat bet, wkwkwk... tapi seenggaknya mudah-mudahan bisa ngasih sedikit gambaran soal riil budget buat keluarga besar yang mau ngajak jalan-jalan ke Korsel yaa... So, here we go...
Hal pertama yang harus dibeli tentu adalah tiket pesawat. Saat itu kami berburu tiket di Cathay Pacific Travel Fair yang bekerja sama dengan CIMB Niaga, jadi kami bisa mendapatkan cashback tiket. Total tiket pesawat untuk 7 dewasa dan 5 anak saat itu sejumlah Rp 68.840.000 atau sekitar Rp 5,7 juta per orang untuk keberangkatan di tanggal 23 Mei.
Setelah tiket dibeli, langkah selanjutnya adalah menyewa Airbnb. Durasi liburan kami adalah dari tanggal 23 Mei-29 Mei. Jadi total 7 hari 6 malam. Setelah melakukan pencarian di Airbnb, kami akhirnya memutuskan untuk menyewa apartemen di daerah Hongdae dengan total harga sewa Rp 31.889.258. Apartemen itu terdiri dari 3 kamar dengan 5 tempat tidur yang cukup besar jadi muat untuk kami yang berjumlah 12 orang. Selain itu, ada 1 kamar mandi dan peralatan memasak dan mencuci yang lengkap.
Setelah memesan tiket pesawat dan apartemen, kami lanjut mengurus visa. Saat itu biaya visa single trip sebesar Rp 856.000 per orang. Alhamdulillah pengurusan visa lancar, jadi bisa lanjut ke step berikutnya, yaitu membeli tiket masuk tempat wisata, menyusun rencana budget transportasi dan makan siang, dan menyewa pocket wifi. Untuk pocket wifi, kami memakai jasa Java Mifi dan saat itu kami menyewa 2 pocket wifi untuk 5 hari dengan total harga Rp 1.200.000.
![]() |
| At Namsan Tower |
Lalu, lanjut dengan menyusun budget transportasi selama di Seoul. Untuk transportasi sehari-hari kami mengandalkan moda MRT untuk berkeliling kota. Nah, untuk memudahkan tap in-tap out di stasiun, kami memakai T-Money. Karena sebelumnya saya sudah pernah ke Seoul bersama kedua orang tua, maka kami hanya membeli 7 T-Money baru. Sementara, 3 kartu T-Money yang sudah ada tinggal kami top up. Jadi total akan ada 10 kartu T Money. Dua anak balita saat itu gratis naik MRT jadi kami tidak beli tiket untuk mereka. Total budget untuk beli 7 kartu T Money dan top up adalah 226.150 won.
Sementara, di hari terakhir saat mau ke bandara untuk pulang ke Jakarta, kami juga menyewa mobil 15 seater seharga 190.000 won. Jadi total budget transportasi untuk 12 orang selama 7 hari 6 malam di Seoul adalah 416.150 won. Atau, jika dirupiahkan menjadi sebesar Rp 4.972.992 (notes: kurs saat itu Rp 11,95 untuk 1 won). Oh iya, jangan lupa juga untuk menyisihkan budget taksi PP untuk ke bandara Soetta. Budget taksi bervariasi ya.. Kalau kami waktu itu memesan 3 taksi untuk PP bandara-rumah habis sekitar Rp 1,6 juta sudah termasuk tol. Jadi, total budget transportasi sebesar Rp 6,5 juta.
Setelah menghitung budget transportasi, saatnya menyusun budget tiket wisata. Saat itu kami hanya memesan tiket masuk Lotte World, Namsan Tower plus Cable Car dan biaya sewa hanbok. Total biaya tiket masuk Lotte World untuk 7 dewasa dan 5 anak adalah Rp 4.257.155, sementara untuk Namsan Tower dan Cable Car untuk 10 orang sebesar Rp 3.567.204 (notes: waktu itu ada 2 orang yang istirahat di apato). Selain tiket masuk ke dua tempat wisata di atas, kami juga menyewa hanbok. Harga sewa hanbok ini tergantung dari jenis baju yang disewa ya.. Ada yang standar dan juga premium. Untuk penyewaan hanbok, kami search di Klook dan memilih paket baju standar dengan total harga Rp 934.000. Namun, ternyata di hari H, khusus untuk hanbok anak-anak hanya tersedia yang premium. Jadi kami harus membayar upgrade hanbok anak-anak on the spot sebesar 60.000 won. Jadi total tiket wisata dan sewa hanbok di kisaran 9 jutaan.
![]() |
| BBQ at Busan Jib |
Lanjut, untuk budget makan. Di sini kami hanya mengalokasikan budget untuk makan siang dan membeli tambahan bahan makanan yang diperlukan. Karena kami membawa beras dan beberapa paket makanan siap saji dari Indonesia, maka kami bisa menghemat budget makan. Selama di Seoul, kami makan siang di Ied Itaewon, Busan Jib (2x), Halal Guys, dan Lotteria Lotte World. Sementara, untuk tambahan bahan makanan kami hanya belanja ke supermarket Lotte untuk membeli telur dan sayuran.
Jika ditotal makan siang di restoran selama 5 hari sebesar 713.700 won, sedangkan belanja telur dan sayur habis 10980 won. Jadi, kalau dirata-rata total pengeluaran makan per hari sebesar 144.936 won. Lebih hemat dari perkiraan budget awal yang sebesar 165 ribu won per hari. Jika dirupiahkan seluruh total budget untuk makan di Seoul sekitar 8,6 jutaan. Selain itu, di hari terakhir saat di bandara Incheon karena masih punya sisa uang sekitar 12 ribu won, kami juga akhirnya menghabiskan uang itu dengan jajan di minimarket bandara. Sayang kalau dibawa balik ke Indonesia, mending udah dibelanjain aja supaya ngga bawa balik uang won, wkwkwk...
So, kalau dihitung-hitung total all in budget family trip untuk 12 orang ke Korea Selatan selama 7 hari 6 malam kurang lebih di kisaran 11 jutaan per orang. Biaya ini tentu saja bisa lebih murah atau mahal tergantung dari pilihan destinasi kamu dan keberuntungan kalau dapat tiket pesawat yang lebih murah. Yang terpenting bersyukur masih diberi kesempatan dan rizki bisa jalan-jalan bareng keluarga. Another one core memory unlocked! :D
And for now, especially in this economy (like gen alpha said), I do really hope one day we will be able to visit another country together again as one big family. :)





.jpeg)
